• Kekurangan dan Kelebihan Slide 1 :
Kekurangan
1. Tampilan terlalu simpel sehingga terkesan membosankan.
Kelebihan
1. Untuk peletakan judul sudah tepat karena tidak menggangu keberadaan slide yang lain.
2. Tulisan cukup jelas dan bisa dibaca.
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 2 :
Kekurangan
1. Terlalu power Text
2. Warna gambar tidak sesuai dengan background slide.
Kelebihan
1. Ukuran tulisan cukup jelas dan bisa dibaca.
2. Warna tulisan dengan warna background slide sudah benar
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 3 :
Kekurangan
1. Slide ke 3 menggunakan smart art dengan warna yang terlalu simpel
2. Kurang jelas, karena audien masih belum paham sebenarnya di dalam smart art tersebut saling berhubungan atau tidak.
Kelebihan
1. Tulisan cukup jelas dan bisa dibaca.
2. Warna tulisan dengan warna background slide sudah benar
Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 4 :
Kekurangan
1. Kurangnya deskripsi pada slide ini.
Kelebihan
1. Warna tulisan dengan warna background slide sudah benar
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 5 :
Kekurangan
1. Kurangnya penjelasan tentang apa yang akan disampaikan sehingga perlu adanya pemateri untuk menjelaskan.
Kelebihan
1. Warna tulisan dengan warna background slide sudah benar
2. Tulisan cukup jelas dan bisa dibaca.
Mind mapping
Mind mapping merupakan cara untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambilnya kembali ke luar otak. Bentuk mind mapping seperti peta sebuah jalan di kota yang mempunyai banyak cabang. Seperti halnya peta jalan kita bisa membuat pandangan secara menyeluruh tentang pokok masalah dalam suatu area yang sangat luas. Dengan sebuah peta kita bisa merencanakan sebuah rute yang tercepat dan tepat dan mengetahui kemana kita akan pergi dan dimana kita berada.
Kekurangan :
1. Ukuran tulisan terlalu kecil seingga posisi audien yang paling belakang tidak bisa membaca mind mapping yang sedang dipersentasikan.
2. Kurang menarik untuk dibaca karena kurangnya warna pada mind mapping.
Kelebihan
1. Penataan tempat kalimat rapi.
• Peta konsep
Peta konsep adalah suatu alat yang digunakan untuk menyatakan hubu-ngan yang bermakna antara konsep-konsep dalam bentuk proposisi-proposisi. Pro-posisi-proposisi merupakan dua atau lebih konsep-konsep yang dihubungkan oleh kata-kata dalam suatu unit semantik” (Dahar, 1989:122). Dalam bentuknya yang paling sederhana, suatu peta konsep hanya terdiri atas dua konsep yang dihubung-kan oleh satu kata penghubung untuk membentuk suatu proposisi. Dalam peta konsep dapat diamati bagaimana konsep yang satu berkaitan dengan konsep yang lain. Menurut Ausubel (1968) dalam Dahar (1989:123) belajar bermakna lebih mudah berlangsung apabila konsep baru yang lebih khusus dikaitkan dengan kon-sep lama yang lebih umum yang sudah ada dalam struktur kognitif siswa.
Kekurangan :
1. Ukuran tulisan terlalu kecil sehingga atudien yang paling belakang tidak bisa membaca mind mapping yang sedang dipersentasikan
2. Background dari peta konsep terlalu simpel. Tanpa warna membuat peta konsep kurang menarik untuk dibaca.
Kelebihan :
1. Tulisan cukup jelas dan bisa dibaca.
• Power point
PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint adalah sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word, Excel, Access dan beberapa program lainnya.
PowerPoint berjalan di atas komputer PC berbasis sistem operasi Microsoft Windows dan juga Apple Macintosh yang menggunakan sistem operasi Apple Mac OS, meskipun pada awalnya aplikasi ini berjalan di atas sistem operasi Xenix.
Aplikasi ini sangat banyak digunakan, apalagi oleh kalangan perkantoran dan pebisnis, para pendidik, siswa, dan trainer untuk presentasi.
• Kekurangan dan Kelebihan untuk Slide 1 :
Kekurangan
1. Kurang memenuhi ruangan, masih banyak ruang kosong.
Kelebihan
1. Tulisan cukup jelas dan bisa dibaca.
Slide 4 : Tidak ada judul dan deskripsi tentang slide yang dijelaskan.
Slide 5 : Tidak ada judul dan deskripsi tentang slide yang akan dijelaskan
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 2 :
Kekurangan
1. Tidak ada deskripsi, yang ada hanya sub materi saja.
Kelebihan
1. Ukuran tulisan sudah benar dan bisa dibaca.
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 3 :
Kekurangan
1. Pada warna judul smart art, tidak cocok dengan warna tulisan pada judul smart art. Seharusnya, jika warna smart art gelap, warna tulisan harus terang dan begitu juga sebaliknya.
2. Melebihi beberapa baris kalimat yang sudah ditentukan peraturannya dalam membuat PPT
Kelebihan
2. Ukuran tulisan sudah benar dan bisa dibaca.
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 4 :
Kekurangan
1. Tidak ada judul dan deskripsi tentang slide yang dijelaskan.
Kelebihan
1. Pemilihan video dengan audio sudah sesuai.
• Kekurangan dan Kelebihan untuk slide ke 5 :
Kekurangan
1. Tidak ada judul dan deskripsi
Kelebihan
Pengertian Dan Sejarah Gerakan Non-Blok.
Gerakan ini dicanangkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang dihadiri 25 negara dari Asia, Afrika, Eropa, dan Latin Amerika diselenggarakan di Biograd (Belgrade), Yugoslavia pada tahun 1961. Pemimpin kharismatik dari Yugoslavia, Presiden Broz Tito, menjadi Pimpinan pertama dalam Gerakan Non-Blok. Sejak pertemuan Belgrade tahun 1961, serangkaian Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok telah diselenggarakan di Kairo, Mesir (1964) diikuti oleh 46 negara dengan anggota yang hadir kebanyakan dari negara-negara Afrika yang baru meraih kemerdekaan, kemudian Lusaka, Zambia (1969), Alzier, Aljazair (1973) saat terjadinya krisis minyak dunia, Srilangka (1977), Cuba (1981), India (1985), Zimbabwe (1989), Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan, dan terakhir di Malaysia pada tahun 2003. Dengan didasari oleh semangat Dasa Sila Bandung, maka pada tahun 1961 Gerakan Non Blok dibentuk oleh Josep Broz Tito, Presiden Yugoslavia saat itu.
Baca Juga Seputar Pengertian Konfrensi Asia Afrika
Gerakan Non-Blok (GNB) adalah merupakan suatu organisasi internasional yang terdiri dari lebih dari 100 negara-negara yang tidak menganggap dirinya beraliansi dengan atau terhadap blok kekuatan besar apapun. Tujuan dari organisasi ini, seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, adalah untuk menjamin "kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara nonblok" dalam perjuangan mereka menentang imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme, apartheid, zionisme, rasisme dan segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik. Mereka merepresentasikan 55 persen penduduk dunia dan hampir 2/3 keangotaan PBB. Negara-negara yang telah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) Non-Blok termasuk Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, Kuba, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia.
Anggota-anggota penting yang tergabung Dalam Gerakan Non-Blok (GNB) di antaranya adalah Yugoslavia, India, Mesir, Indonesia, Pakistan, Kuba, Kolombia, Venezuela, Afrika Selatan, Iran, Malaysia, dan untuk suatu masa, Republik Rakyat Tiongkok. Meskipun organisasi ini dimaksudkan untuk menjadi aliansi yang dekat seperti NATO atau Pakta Warsawa, negara-negara anggotanya tidak pernah mempunyai kedekatan yang diinginkan dan banyak anggotanya yang akhirnya diajak beraliansi salah satu negara-negara adidaya tersebut. Misalnya, Kuba mempunyai hubungan yang dekat dengan Uni Soviet pada masa Perang Dingin. Atau India yang bersekutu dengan Uni Soviet untuk melawan Tiongkok selama beberapa tahun. Lebih buruk lagi, beberapa anggota bahkan terlibat konflik dengan anggota lainnya, seperti misalnya konflik antara India dengan Pakistan, Iran dengan Irak. Gerakan ini sempat terpecah pada saat Uni Soviet menginvasi Afganistan pada tahun 1979. Ketika itu, seluruh sekutu Soviet mendukung invasi sementara anggota GNB, terutama negara dengan mayoritas muslim, tidak mungkin melakukan hal yang sama untuk Afghanistan akibat adanya perjanjian nonintervensi.
Baca Juga Seputar Pengertian Prinsip Dan Tujuan ASEAN
Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru Pertama kali mengatakan Penggunaan istilah “Non-Alignment” (Tidak Memihak) Pada saat pidatonya di Srilangka tahun 1954. Isi pidato tersebut, menjelaskan bahwa lima pilar prinsipil, empat pilar diantaranya disampaikan oleh Petinggi Tiongkok Chou En-lai, yang dijadikan pedoman bagi hubungan antara Tiongkok dengan India. Lima prinsip itu disebut dengan “Panchshell”, yang kemudian menjadi basis dari Gerakan Non-Blok. Kelima prinsip tersebut adalah:
1. Saling menghormati kedaulatan teritorial
2. Saling tidak melakukan agresi
3. Saling tidak mencampuri urusan dalam negeri
4. Setara dan saling menguntungkan, serta
5. Berdampingan dengan Damai
Berdasarkan penjelasan di atas, maka keberadaan Gerakan Negara-Negara Non-Blok secara tegas mengacu pada hasil-hasil kesepakatan dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung 1955. Penggunaan istilah bangsa-bangsa non-blok atau “tidak memihak” adalah pernyataan bersama untuk menolak melibatkan diri dalam konfrontasi ideologis antara Barat-Timur dalam suasana Perang Dingin. Lebih lanjut, bangsa-bangsa yang tergabung dalam Gerakan Non-Blok lebih memfokuskan diri pada upaya perjuangan pembebasan nasional, menghapuskan kemiskinan, dan mengatasi keterbelakangan di berbagai bidang. Dengan demikian, jelas terang bagi kita besarnya kontribusi Konferensi Bandung bagi perkembangan Gerakan Non-Blok sebagai gerakan politik dari negara-negara yang menentang perang dingin.
Sumber Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Non-Blok
Artikel Pada Blog ini kami kutip dari berbagai sumber. Semoga Artikel Tentang Pengertian Dan Sejarah Gerakan Non-Blok Dapat Bermanfaat Dan Apabila artikel ini berguna untuk anda silahkan copy paste dengan menyertakan Sumbernya. Kami Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada Kesalahan Dan Kekurangan Pada penulisan Artikel ini. Terima kasih atas perhatiannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar